Skip to main content

Energi Panas Bumi Menunggu Pemerintahan Jokowi



Upaya mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) melalui insentif eksplorasi panas bumi (geothermal fund) masih harus menunggu pemerintahan baru, meskipun dana sebesar Rp 3 triliun telah disiapkan Kementerian Keuangan.

Freddy Rikson Saragih, Kepala Pusat Pengelolaan Risiko Fiskal, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, mengatakan saat ini pemerintah tengah memfinalisasi persetujuan penyaluran insentif untuk eksplorasi proyek panas bumi.

Dana sebesar Rp 3 triliun yang sudah tersimpan di PT Pusat Investasi Pemerintah (PIP) bisa digunakan untuk pengembangan PLTP, khususnya untuk eksplorasi.

Menurut Freddy, setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan insentif akan disalurkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara menteri keuangan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Sesuai permintaan Kementerian ESDM, harus ada MoU yang nanti ditandatangani para menteri. Saat ini sedang proses. Karena sekarang menterinya masa transisi, kita harapkan kalau menteri yang baru nanti sepakat tentunya bisa digunakan," ungkap dia kepada IFT.
 Menurut Freddy, insentif akan diberikan pada proyek eksplorasi yang bersifat Kerja Sama Pemerintah Swasta (KPS). Insentif difokuskan pada proyek eksplorasi PLTP di wilayah Indonesia Timur.

"Nanti bisa digunakan untuk eksplorasi, tapi syaratnya itu harus KPS, proses tendernya harus terbuka, dan hanya untuk eksplorasi pembangkit tenaga panas bumi,” kata dia.

Freddy mengatakan, potensi energi panas bumi sangat penting dimanfaatkan di wilayah Indonesia Timur. Selain energi panas bumi, pengembangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Indonesia Timur juga menjadi prioritas pemerintah untuk pemberian insentif.

"Untuk eksplorasi geothermal bagian timur kita berikan fasilitas lebih. Jadi financial insentif bagi investor supaya lebih tertarik menanamkan investasinya di bagian timur Indonesia,” kata dia.

Disisi lain, Kementerian ESDM sedang menyusun peraturan pemerintah untuk operasional Undang-Undang Panas Bumi yang baru disahkan.

Rida Mulyana, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, mengungkapkan dalam peraturan pemerintah tentang panas bumi akan tercantum sejumlah hal krusial, seperti soal perizinan.
"Isi peraturan pemerintah nanti antara lain berisi aturan mengenai izin atau hak dan kewajiban pemanfaatan langsung dan izin atau lelang pengaturan pemanfaatan tidak langsung. Serta penetapan dan tata cara perhitungan dan penyetoran bonus produksi," ungkap dia.

Pengembangan potensi panas bumi selama ini masih terkendala dua faktor, yakni menyangkut dimasukkannya panas bumi sebagai pertambangan sehingga menyulitkan pengembang panas bumi mendapat izin serta masalah harga.

Undang-Undang No 27 Tahun 2003 tentang Panas Bumi menyebutkan pengembangan panas bumi masuk dalam kegiatan pertambangan.  Adanya frasa pertambangan itu yang menyulitkan para pengembang mendapatkan izin dari Kementerian Kehutanan karena 70% potensi panas bumi berada di hutan.  Padahal dari sebaran titik potensi sumber panas bumi terdapat 15 titik yang berada di kawasan hutan lindung dengan potensi mencapai 6.000 megawatt (MW).

Dalam UU Panas Bumi yang baru disahkan tidak ada lagi frasa pertambangan dan pengembangan panas bumi hanya disebutkan sebagai pemanfaatan potensi panas bumi sehingga diharapkan pengembangan panas bumi menjadi masif.(*)

sumber:

Indonesia Finance Today

Comments

Popular posts from this blog

Hari Air Sedunia, Peringatan Kelangkaan Air

source : guardian.ng Berapa lama manusia bisa bertahan tanpa minum? Menurut sumber ,  ternyata manusia hanya mampu bertahan 4-7 hari, tergantung situasi. Beberapa faktor mempengaruhi,  misalnya temperatur.  Manusia yang terjebak dalam suhu dingin bisa bertahan lebih lama karena jumlah air yang dikeluarkan lebih sedikit. Sayangnya, kebutuhan akan air yang begitu vital, berbanding terbalik dengan suplai air. Khususnya dari PDAM,  pihak yang mendapat mandat menyediakan air bersih pada warga masyarakat. Saya misalnya, sering harus begadang karena air dari PDAM baru mengalir pukul 22.00 hingga pukul 2.00 dini hari. Padahal saya sudah ngomel panjang pendek melalui salah satu group facebook yang menfasilitasi keluhan warga Bandung.  Feedback hanya sekedar menanyakan nomor langganan, kemudian senyap. #Duh. Situasi ini membuat saya bertanya: “Bagaimana 10 tahun mendatang? Juga bagaimana kabar air dari kota-kota lain? Saya mengetik “warga mengel...

Bauran Energi 25-25, Strategi Indonesia Hadapi Krisis Energi

bauran energi 2025 Aksi protes pro demokrasi  di berbagai negara Arab menyusul mundurnya presiden Tunisia dan Mesir mengakibatkan harga minyak dunia melesat diatas US $104 per barel . Harga yang relative sulit turun mengingat situasi yang makin memanas. Iran berupaya mengirim kapal-kapal angkatan laut ke kawasan Mediterania dan Pemimpin Libya, Muammar Khadafi memerintahkan mengganggu ekspor minyak Libya dengan menghancurkan pipa ke Mediterania Tertanggal 23 Februari 2011, Libya menyatakan force majeur dan efektif membatalkan kontrak minyak. Padahal Libya merupakan pemilik cadangan minyak terbesar di Afrika sebesar 42 miliar barel dan menjadi produsen ke empat terbesar di Afrika dengan produksi 1,8 juta barel per hari. Sedangkan Bahrain, Yaman, Aljazair, Libya dan Iran - mewakili sepuluh persen dari produksi minyak mentah dunia,” Tanpa tragedy dan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan Afrika Utara, para...

Ooho, Kemasan Air Minum Yang Bisa Dimakan

Selain tidak efisien, air dalam kemasan menyisakan limbah plastik yang tidak ramah lingkungan. Hal ini meresahkan banyak pihak. Karenanya banyak orang mencari wadah alternatif untuk menampung air. Ooho , salah satu wadah yang lentur dan bisa mengikuti ruang tempatnya ditaruh, tetapi juga dapat dimakan! Ooho adalah temuan inovatif yang terbuat dari lapisan membran tipis yang dapat dimakan. Teknik pembuatannya dengan cara spherifikasi. Teknik gastronomi molekular, suatu cairan yang dijatuhkan ke dalam larutan alginat, yang kemudian membentuk gel pelindung di sekitar cairan tersebut. Ooho juga dibuat dengan brown algae dan kalsium klorida. Teknik ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada tahun 1946 oleh Ferran Adria di Barcelona, Spanyol. Pada waktu itu, dari teknik ini ia membuat zaitun yang berbentuk bulat dan sampai sekarang dapat ditemukan pada banyak restoran dari berbagai negara. “Saat ini manusia selalu membuat botol plastik, 80% dari plastik tersebut ternyat...