Skip to main content

Posts

Showing posts with the label pencemaran

Pidato Greta Thurnberg di COP 24 Katowice Polandia

“Nama saya Greta Thunberg. Saya berusia 15 tahun. Saya dari Swedia. Saya berbicara atas nama Climate Justice Now. Banyak orang mengatakan bahwa Swedia hanyalah negara kecil dan apa yang KAMI lakukan tak ada artinya. Tetapi saya telah belajar bahwa Anda tidak pernah terlalu kecil untuk membuat perbedaan.  Dan jika beberapa anak bisa menjadi berita utama di seluruh dunia hanya dengan tidak pergi ke sekolah, bayangkan apa yang bisa kita lakukan bersama jika kita benar-benar mau. Tetapi untuk melakukan itu, kita harus berbicara dengan terus terang, tidak peduli seberapa tidak nyamannya itu. Anda hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi abadi hijau karena Anda terlalu takut tidak populer.  Anda hanya berbicara tentang bergerak maju dengan ide-ide buruk yang sama yang membawa kita ke dalam kekacauan ini, bahkan ketika satu-satunya hal yang masuk akal untuk dilakukan adalah menarik rem darurat.  Anda belum cukup dewasa untuk mengatakan apa adanya. Bahka...

Selamat Tinggal Premium, Selamat Datang Euro IV

source: stepbystep.com Bagai hidup di “kamar gas”, seperti   itulah situasi   warga New Delhi, kota dengan polusi udara terparah di dunia. Dilaporkan media terbesar setempat, NDTV, Kamis (9/11/2017) Menteri Utama India Arvind Kejriwal menyebut polusi udara New Delhi sangat parah sehingga mirip kamar gas. Istilah kamar gas digunakan untuk mendeskripsikan situasi mematikan saat banyak orang disekap dalam ruangan bergas yang membuat mereka mati secara perlahan. Seperti yang dilakukan Nazi terhadap warga Yahudi pada decade 1940 – an. “Warga sebaiknya menghindari jalan raya pada pagi hari atau beraktivitas di luar ruangan”, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan India. Polusi udara yang terjadi merupakan yang terburuk yang pernah terjadi di ibukota India yang berpenduduk 40 juta orang tersebut selama hampir 20 tahun terakhir. Saking   buruknya kualitas udara, jumlah kasus penyakit pernapasan di India tercatat tertinggi di dunia, dengan 159 kematian per 100.0...

Jangan Buang Limbah Keresekmu, Bisa Jadi Bahan Jalan Aspal Lho

jalan aspal dengan limbah kantung plastik didalamnya (dok mongabay.co.id) Pernah dengar pembangunan jalan aspal dengan campuran limbah plastik? Jika belum, silakan klik video di bawah mengenai inovasi keren ini.  Karena dengan digunakannya limbah plastik dalam pembangunan jalan aspal berarti  Indonesia sudah berhasil menemukan salah satu solusi masalah sampah.  Seperti diketahui sampah plastik kerap menjadi biang kerok, bahkan penyebab dimasukkannya Indonesia sebagai pencemar lautan nomor 2 oleh Jambeck. ( sumber ) Sang pembuat terobosan adalah Balitbang PUPR.  Singkatan dari Badan Penelitian dan Pengembangan, Balitbang PUPR merupakan bagian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  Bertepatan  dengan rangkaian Hari Bakti PUPR ke 72, Balitbang PUPR menggelar karya para penelitinya di car free day Dago,  pada Hari Minggu, 19 November 2017. Dengan tema “Ciptakan Lingkungan Sehat dengan Inovasi Balitbang”, acara berlang...