Skip to main content

Posts

Showing posts with the label urban farming

Home Hydroponics: Easy Tips for Growing Fresh Produce All Year

by Joanne Camas on 09/04/14 at 09:30 AM  Salad for lunch in December? Why, sure, let me reach over and pick some. Well, Linda Jones, a Colorado homesteader and author, can help you turn this into reality. Jones, a longtime gardener, says, "Living in Southern Colorado is very challenging for growing vegetables. We have a relatively short growing season, and beyond the frost we have other obstacles, like hail and drought. I started looking into hydroponics to continue growing food but by using much less water." Jones's own experiments inspired her ebook on home hydroponics, her Guide to Easy, Cheap, and Fun Home Hydroponics , which includes five DIY projects you can tackle. Need more help? Well, she's also spearheaded a vibrant growing community online . "We have nearly 5,000 members now," she says. "We share interesting new growing ideas." She told us the fastest way to grow lettuce and kale, how to recycle containers f...

Mau Sehat? Urban Farming Yukkk......

Pada tahun 2010, Ridwan Kamil, Achmad Marendes, Shafiq Pontoh, Sigit Kusumawijaya dan kawan-kawan menggagas Indonesia Berkebun yaitu gerakan menanami lahan terlantar di area perkotaan. Tujuannya agar masyarakat bisa melakukan kegiatan bermanfaat, tidak hanya keluar masuk mal. Menyembuhkan urban stress dan lahan yang  “sakit” akibat terlantar dapat subur kembali dengan kembalinya flora dan fauna. Dalam waktu singkat komunitas pegiat urban farming bermunculan. Mereka bergabung dengan bantuan media sosial dan membentuk Jakarta Berkebun, Banten Berkebun, Bogor Berkebun, Bdg Berkebun dan lain-lain (seluruhnya 30 kota; 8 kampus). Semua aktif berkebun sesuai minat dan kondisi wilayah. Jika belum paham atau ingin menambah pengetahuan berkebun, Akademi Berkebun siap membagi ilmu. Asyik kan? Mengapa aktivitas berkebun bisa begitu diminati, sementara anak petanipun kian enggan bersimbah lumpur dan cacing? Karena kegiatan memang didisain agar anggota merasa ge...

Limbah Makanan, Tema Hari Lingkungan Sedunia 2013

Limbah Makanan (dok. Menlh.go.id) Bukan sulap bukan sihir, setiap tahun 1/3 jumlah pangan yang diproduksi di dunia (sekitar 1,3 milyar ton) terbuang dan menjadi limbah. Sungguh miris bukan? Data Kementerian Lingkungan Hidup lainnya menyebutkan: “Negara-negara industri menyumbang limbah makanan sebesar 670 juta ton setiap tahunnya, yang jika dikonversikan ke dalam nilai uang setara dengan 680 miliar Dolar AS. Adapun  negara-negara berkembang menyumbang limbah makanan sekitar 630 juta ton setiap tahunnya, atau setara dengan 310 miliar Dolar AS.” Sungguh sangat timpang akibat gaya hidup, negara-negara kaya membuang-buang makanan sementara 1 dari 7 orang di dunia harus rela tidur dalam keadaan lapar dan lebih dari 20.000 anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap hari karena kelaparan. Padahal kemampuan planet bumi sangatlah terbatas dalam menyediakan makanan bagi 7 milyar penduduknya. Karena itu, peringata...

My Green Resolution is Berkebun Sayuran Organik

mentimun (dok. Maria G.Soemitro) Sebetulnya resolusi hijau di tahun 2013 dengan berkebun sayuran organik adalah milik kompasianer @ Christian Natalie . Menjadi profile picture facebooknya, sehingga saya menduga dia tidak main-main. Apalagi manfaat berkebun sayuran organik memang banyak, yaitu: Meningkatkan konsumsi sayuran. Saat ini konsumsi sayuran penduduk Indonesia baru mencapai 80 % dari anjuran sehat gizi sebesar 65,5 kg/kapita/tahun. Konsumsi makanan sehat. Menanam sendiri sayuran akan menjamin bahwa sayuran yang kita konsumsi terbebas residu pestisida yang biasanya masih disemprotkan beberapa hari menjelang panen. Juga terbebas dari kontaminasi air limbah karena sayuran sering ditanam di saluran dekat pabrik atau lahan terlantar dimana bersliweran kendaraan roda empat dan dua. Menyehatkan tubuh karena berkebun berarti juga berolah raga. Hanya dengan berkebun, kita dapat membakar ...